Tampilkan postingan dengan label materi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label materi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Februari 2022

MEMBUAT SURAT PRIBADI DAN DINAS

 Pernahkah kamu membuat surat? Untuk berbagai keperluan dan acara atau kegiatan, surat merupakan media efektif yang dapat digunakan. Membuat surat tidaklah sulit, melainkan harus teliti untuk beberapa jenis, khususnya surat dinas. Membuat surat dinas dan pribadi tetap berpedoman pada ciri dan ketentun struktur serta kebahasaannya. 

                                                    sumber: https://s3.theasianparent.com/cdn-cgi/image/height=412/tap-assets-prod/wp-content/uploads/sites/24/2019/01/Cara-berpikir-kritis-lead.jpg 

A. CONTOH MEMBUAT SURAT PRIBADI

SOAL

Karina Putri mengirim surat kepada Neneknya yang bernama Haryati. Mereka hidup berjauhan, Karina di Jakarta sedangkan sang nenek di Boyolali. Ia sangat merindukan neneknya karena sudah lama tidak bertemu. Beberapa hal yang paling dirindukannya adalah masakan, suasana, dan sepupunya. Karina dan sepupunya pernah bermain di lapangan, sawah, dan memerah sapi di kandang. Sungguh menyenangkan. Karina ingin segera dapat berkunjung ke rumah nenek saat liburan sekolah tiba.


 JAWABAN

1.      Tempat dan Tanggal surat

Jakarta, 20 Februari 2022

 

2.    Alamat Surat

Neneknda Haryati tersayang,

Di Boyolali

 

3.    Salam Pembuka

Salam kangen,

 

4.    Pembuka

Nenek, apa kabar? Semoga Nenek selalu sehat dan dalam lindungan Tuhan, ya.

 

5.     Isi

Nenek, aku kangen sekali. Aku rindu masakan Nenek dan susana di sana. Aku juga kangen bermain dengan sepupu-sepupu. Aku ingat saat bermain di lapangan, sawah, dan memerah sapi di kandang. Nek, mungkin liburan sekolah mendatang aku akan berkunjung ke rumah Nenek.

 

6.    Penutup

Nek, sudah dulu ya surat dariku. Jika Nenek berkenan untuk membalas, biarkan Nana, anak Pak Lik yang menuliskan balasan surat ini. Sampai jumpa, Nek.

 

7.     Salam Penutup

Cucunda,

 

8.    Tanda Tangan dan Nama Pengirim

Karina Putri



surat


B. CONTOH MEMBUAT SURAT DINAS

SOAL

Pada tanggal 21 Februari 2022 SMP Negeri 8 Tarakan yang beralamat di Jalan Paris Putih Nomor 18, Tarakan mengirimkan surat undangan kepada wali siswa kelas VII. Mahmud Zaini, S.Pd., M.Pd., kepala sekolah, mengadakan sebuah acara “Sosialisasi Siswa Baru Kelas VII Tahun Ajaran 2021/2022” pada Kamis, 24 Februari 2022, pukul 08.00 sampai dengan 10.00 WITA. Acara tersebut bertempat di Aula SMP Negeri 8 Tarakan.


JAWABAN

1.   KOP/Kepala Surat

SMP NEGERI 8 TARAKAN

Jalan Paris Putih Nomor 18, Tarakan

 

2.    Tanggal surat

        21 Februari 2022

 

3.    Nomor, Lampiran, dan Perihal Surat

Nomor       : 09/SMPN8T/II/2022

Lampiran   : -

Perihal       : Undangan

 

4.    Alamat surat

Yth. Wali Siswa Kelas VII SMP Negeri 8 Tarakan

di Tempat

 

5.     Salam pembuka

Dengan hormat,

 

6.    Pembuka

Mengharap kehadiran Bapak/Ibu pada:

 

7.     Isi

hari/tanggal        : Kamis, 24 Februari 2022

waktu                   : Pukul 08.00- 10.00 WITA

tempat                 : Aula SMP Negeri 8 Tarakan

acara                    : Sosialisasi Siswa Baru Kelas VII Tahun Ajaran 2021/2022

 

8.    Penutup

Kehadiran Bapak/Ibu sangat kami harapkan. Atas perhatian Bapak/Ibu, kami sampaikan terima kasih.

9.    Salam penutup

Hormat kami,

 

10.   Jabatan, Tanda tangan, dan Nama Terang

Kepala SMP Negeri 8 Tarakan

Mahmud Zaini, S.Pd., M.Pd.

 

surat


CONTOH LAIN

surat


Sabtu, 26 Desember 2020

MEMORI MANUSIA

 



Di mana kuutaruh bukuku dua hari yang lalu?

                            

    Kapan aku berkunjung ke kota itu, ya? 

 

Manusia hidup dengan ingatan. Peristiwa yang terjadi pada masa lalu hingga kini terangkum dalam sebuah hal yang dinamakan memori. Namun,  tidak ada sebuah memori yang sempurna, meski ia merupakan memori dengan kualitas bagus. Sebab, terdapat banyak faktor baik di dalam maupun di luar yang mampu mengganggu terjadinya penyimpanan informasi.

Berbagai bentuk informasi yang diterima manusia tentunya secara otomatis masuk dalam memori. Secara ilmu biologis, informasi yang masuk langsung menuju pada lokasi berdasarkan jenisnya. Adanya pembagian kerja memori berdasarkan jenisnya membuat kita lebih bijak dalam menerima informasi yang perlu atau tidak untuk disimpan. Kemudian, melalui proses “mengingat” dengan memanfaatkan informasi dalam memori maka manusia tidak akan lupa masa lalunya. Bahkan hal ini dapat digunakan untuk membaca masa depan. Berikut akan dijelaskan  macam dari memori manusia berdasarkan banyak ahli.

 ⇃⇃⇃⇃⇃⇃1⇃

Pada kenyataanya, orang-orang lebih mengetahui bahwa memori adalah segala yang kita ingat. Hal-hal seperti mengingat sesuatu itu sudah dikatakan sebagai memori atau ingatan. Namun, sesungguhnya tidak sesimpel itu. Memori mempunyai banyak macam serta tugas masing-masing. Berikut dapat diketahui pendapat dari beberapa ahli, yang menjelaskan mengenai macam memori

Menurut Kenneth (1998: 27) terdapat beberapa perbedaan antara Memori Jangka Pendek (MJP) dan Memori Jangka Panjang (MJPj) yakni:

1.  Perubahan syarat yang terjadi di dalam otak mungkin berlainan untuk keduanya.

2. Memori Jangka Pendek merupakan proses aktif yang berlangsung terus yang sudah dikacaukan oleh kegiatan-kegiatan lain: Memori Jangka Panjang tidak mudah dibuyarkan.

3.  Memori Jangka Pendek memiliki kapasitas terbatas sedangkan  memori jangka panjang merupakan memori dengan kapasitas tidak terbatas.

4. Retrieval dari MJP merupakan proses yang otomatis, sedangkan masalah retrieval terjadi pada MJPj.

5.Terdapat obat-obatan dan penyakit yang dapat mempengaruhi MJP tanpa memberikan dampak bagi MJPj atau sebaliknya.

                        

Berkaitan dengan macam memori, Kenneth L Higbee (1998: 27) membagi memori dalam dua macam, yaitu Memori Jangka Pendek dan Jangka Panjang.

Memori Jangka Pendek, merupakan memori yang diukur pada seberapa banyak informasi yang dapat diterima dalam satu waktu. Selain itu, memori ini sangat mudah hilang, jika tidak diulang kurang dari 30 detik. Pengulangan informasi menjalankan dua fungsi, yaitu pengulangan yang bertujuan agar informasi tersebut tetap tersimpan dalam MJP dan pengulangan  memindahkan informasi dalam MJPj. Contohnya: nomor telpon, tanggal, dan orang (Kenneth, 1998: 27). Kemudian, Memori Jangka Panjang merupakan memori yang oleh manusia selama ini disebut sebagai memori. Sebab,  banyaknya informasi yang bertahan dalam waktu lama terdapat di sini dan kapasitasnya tidaklah terbatas (Kenneth, 1998: 30). 

Sependapat dengan Kenneth, Sri Esti (2006: 153-158) menambahkan bahwa informasi masuk ke dalam Memori Jangka Pendek dari Sensor Memory, sedangkan Memori Jangka Panjang kemungkinan sering mengalami gangguan sebab terkadang informasi yang masuk dalam jangka panjang ini tidak dapat digunakan secara tepat. Oleh sebab itu,  ingatan tersebut dimasukan dalam Memori Jangka Pendek untuk digabungkan dengan informasi yang baru (Working Memory). Contoh: Ketika seseorang melihat burung, secara seketika kita akan lupa ketika mengalihkan perhatian. Namun, terkadang seketika pula informasi tersebut akan bergabung bersama dengan ingatan yang sudah kita miliki mengenai burung sebelumnya.

Sedikit berbeda dengan Kenneth,  Barry Gordon dan Lisa Berger (2003: 24) juga membagi memori dalam dua jenis. Namun, dalam buku researchnya mengenai Memory Intelegent, dijelaskan lebih detail lagi mengenai tugas dan fungsi dari masing-masing memori tersebut.

 Dikatakan, bahwa Memori Jangka Pendek (Memori Temporer) digunakan untuk menyimpan informasi mengenai pokok kehidupan sehari-hari. Memori ini menyimpan potongan-potongan dari informasi, seperti di mana anda meletakkan cangkir kopi, menulis nomor telepon yang baru saja didengar, dan lain-lain. Memori ini relatif kecil, sedikitnya mengandung tujuh potongan informasi dalam satu waktu dan selalu memperbarui diri sendiri baik dengan cara membuang bebagai objek untuk menyediakan lebih banyak tempat atau dengan memindahkan satu objek ke memori jangka panjang (Barry dan Lisa, 2003: 24).

Kemudian, Memori Jangka Panjang merupakan memori yang menyimpan infromasi untuk digunakan oleh Memori Intelegent (Barry dan Lisa, 2003: 25). Selain menyimpan informasi dalam kurun waktu lama, memori ini juga harus terorganisir untuk bisa digunakan oleh memori intelegent. Memori ini mengatur dan mengorganisir supaya suatu ketika jika dibutuhkan hal ini dapat ditemukan secara cepat.  Memori intelegent adalah memori yang fungsinya untuk menarik kesimpulan atau referensi (Barry dan Lisa, 2003: 25). Namun, kesimpulan yang didapat tidak selamanya selalu menjadi kesimpulan yang terbaik.

Bagi Susan E. Gathrecole dan Tracy Packiam Alloway (2009: 2),  Memori Jangka Pendek adalah memori kerja, masih murni, dan tidak dimanipulasi baik secara mental atau lainnya. Memori Jangka Pendek digunakan untuk menyimpan informasi yang sifatnya khusus. Menurutnya, Memori Jangka Pendek terbagi atas dua bentuk yakni:

a.     Memori Lisan Jangka Pendek,  menyimpan informasi yang diperoleh dan dinyatakan dengan lisan, seperti bilangan, angka, kata, kalimat, dan didukung oleh struktur otak bagian samping belahan kiri. Ketika seseorang mengalami cedera pada bagian ini, maka seseorang tersebut dapat kehilangan kemampuannya dalam mengingat informasi lisan dalam jangka waktu singkat dan arena darah yang mengalir ke daerah ini meningkat bila orang mengingat informasi lisan.

b.   Memori Visuo-Spasial Jangka Pendek, memori ini dapat menyimpan informasi berupa bayangan, gambar , dan infromasi mengenai lokasi. Kerja memori bagian ini terletak di sisi kanan otak.  Contohnya: Ketika kita mendapat perintah untuk menggambarkan sebuah lokasi tempat, saat kita tidak mendapatkan gambarnya secara langsung, maka pemanfaatan memori visuo-spasial inilah dibutuhkan.

Kedua memori tesebut merupakan Memori Jangka Pendek yang letaknya terpisah walaupun berhadapan. Karena hal inilah terkadang orang yang baik kemampuan dalam menyimpan informasi lisannya belum tentu mempunyai memori visuo-spasial yang baik, dan sebaliknya. Selain kedua memori tersebut, Susan dan Tracy (2009: 6) menambahkan macam memori manusia, yaitu Eksekutif sentral. Merupakan memori yang sangat penting karena ia terlibat dalam semua kegiatan mental yang berkoordinasi dengan  penyimpanan dan proses mental berat. Penggunaan macam bagian memori tersebut disesuaikan dengan sifat kegiatannya. Contohnya: Berhitung dalam hati akan melibatkan eksekutif sentral maupun Memori Lisan Jangka Pendek.

Ketika berhubungan  dengan Memori Visuo-Spasi Jangka Pendek, terkadang eksekutif sentral juga bekerjasama. Eksekutif sentral mempunyai karakteristik berbeda dengan kedua jenis lainnya di atas. ia mampu memberikan sumber daya kognitif yang berkaitan dengan perhatian  dalam berbagai format.




Selanjutnya, Susan dan Tracy (2009: 14) juga mengatakan bahwa Memori Jangka Panjang merupakan aspek yang sangat penting dari memori yang mendasari pengingatan kembali kejadian atau episode yang terjadi relatif baru. Menyatakan memori pengalaman yang terjadi pada suatu waktu sebelum masa lalu terdekat atau menjelang masa kini dan juga untuk pengetahuan yang telah diperoleh dalam jangka panjang. Mereka membagi Memori Jangka Panjang kedalam beberapa jenis, yaitu:

a. Memori Episodik 

Memori Episodik menyimpan memori pada kejadian-kejadian tertentu  pada masa lalu yang relatif baru. Memori ini digunakan untuk mengingat hal yang bersifat detail kehidupan sehari-hari, namun tetap saja memori ini bukanlah memori yang sempurna. Memori ini menyimpan penafsiran mental mengenai hal-hal yang dianggap penting dan menonjol. Memori ini cepat luntur kecuali jika memori ini dapat dicari kembali, diulang, dan atau dibicarakan. Ketika hal itu dapat diingat lama karena ingatan ini sering diulang hingga kemampuan mengingat menjadi lebih meski pada kenyataanya kejadian tersebut berjarak lama.

b. Memori Autobiografi 

Memori Autobiografi menyimpan informasi tentang kehidupan manusia yang bertahan lama. Memori ini menyimpan dua jenis informasi, yakni rangkaian fakta pribadi kita yang meliputi nama, informasi keluarga, teman, dan sifat dari masa-masa penting hidup kita, seperti  di mana kita belajar, apa pekerjaan kita, rumah tempat tinggal kita, dan lain-lain. Kemudian, menyimpan memori penting dari kehidupan kita dan memori emosional dari kehidupan. Sebagian dari memori ini dapat diramalkan, seperti hari pertama masuk sekolah, kelahiran saudara, atau hari pernikahan. Memori pribadi lain yang kita anggap istimewa, biasanya saat kita berumur 3 atau 4 tahun.

c.  Memori Semantik

Memori Semantik memiliki informasi yang tersimpan terkait dengan dunia, hal yang menjadi penting dalam memori jenis ini adalah perbendaharaan mental bahasa berupa kata, pengucapan, dan ejaan. Memori ini menghubungkan kata-kata didalam perbendaharaan mental kita sehingga berhubungan dengan berbagai konsep yang berbeda. Memori ini juga menyimpan secara terperinci karakteristik visual benda yang  nyata dan umum. Selain itu, melihat sesuatu hingga terjadi keaktifan memori tentang konsep lain terkait hal yang dilihat secara kompleks, seperti Paris itu ibu kota Perancis, Anjing itu hewan mamalia, Mamalia adalah hewan. Kemudian contoh lain: hewan Anjing, kita akan terbayang: kandang, kucing, jejak, bulu, dan lain sebagainya. Berdasarkan hal tersebut dapat diketahui bahwa pengalaman baru dapat berinteraksi dengan pengetahuan mengenai dunia yang disimpan secara permanen di dalam memori semantik. Sementara itu, perbedaan semantik dan episodeik, yakni  memori semantik melakukan tugas untuk mengingat waktu ketika mempelajari fakta yang tersimpan di dalamnya, karena hal itu sudah berulang kali ditemukan. Di sisi lain, episodik terletak secara khusus pada tempat dan waktu tertentu lebih jelas.

d.  Memori Prosedural

Memori Prosedural adalah memori yang telah dipraktikan hingga menjadi memori jangka panjang yang mendasar. Walaupun kita tahun informasi tersebut, tapi terkadang kita tidak tahu bagaimana cara menguraikan secara tepat, contoh: bersiul, berjalan, bersepeda, atau mengendarai mobil. Memori ini merupakan bentuk memori mendasar yang tidak hanya dimiliki manusia. Jenisnya stabil, mampu bertahan puluhan tahun, dan relatif tahan terhadap kehilangan akibat penyakit atau usia tua.

                       ⧪⧪⧪⧪⧪

Pendapat lain dikemukakan oleh Rita dkk (1993: 480) menyatakan bahwa memori yang berbeda untuk informasi yang berbeda. Selain membagi memori dalam dua macam yakni jangka panjang dan jangka pendek, ia menambahkan memori implisit dalam macam memori. Memori Jangka Pendek merupakan memori yang digunakan untuk mengingat dalam beberapa detik yang melibatkan ketiga tahap yaitu penyajian, penyimpanan, dan pengambilan. Memori ini memiliki peranan penting dalam pikiran sadar. Bill Hoest via Rita dkk (1993: 490) menjelaskan jika secara sadar kita mencoba memecahkan suatu masalah sering menggunakannya sebagai ruang kerja mental. Kita menggunakannya untuk menyimpan bagian masalah serta informasi yang diambil dari Memori Jangka Panjang yang relevan dengan masalah.

Kemudian, Memori Jangka Panjang menurut Rita dkk (1993: 495) dinyatakan mampu melibatkan informasi untuk dipertahankan pada interval yang sangat singkat yaitu beberapa menit atau sampai seumur hidup. Terkait memori implisit, Rita dkk (1993: 519) menjelaskan bahwa memori ini mencakup memori kecakapan. Memori ini sering ia katakan dengan penyimpan berbagai jenis memori (fakta dan kecakapan). Pada macam ini,  ingatan masa lalu dilakukan secara sadar, dikatakan, dan diekspresikan secara eksplisit (langsung).


Nah, bagaimana teman-teman? Apakah kamu mendapatkan informasi berharga setelah membaca tulisan ini? 

Dengan kita lebih memahami tentang apa yang kita miliki maka rasa syukur pun akan mengiringi. Terima kasih telah membaca dan jangan ragu untuk meninggalkan komentar di bawah ini. 

 

Rabu, 15 Juli 2020

TEKS DESKRIPSI



PENGERTIAN


Deskripsi, kata ini sudah tak asing lagi. Bagi sebagian besar orang makna deskripsi adalah menjelaskan sesuatu hal. Mengapa? Deskripsi memiliki arti menggambar, melukiskan sesuatu hal. Ketika kamu melukis atau mengambar sesuatu kamu akan melihat bagian-bagian secara detail atau rinci. 
Nah, sama halnya dengan menggambar atau melukis kegiatan deskripsi dalam bentuk teks dapat diartikan sebagai berikut:


"Teks deskripsi adalah teks yang berisi penggambaran suatu objek, tempat, atau peristiwa tertentu kepada pembaca secara jelas dan terperinci. Pembaca seolah-olah melihat, mendengar, dan merasakan sendiri sesuatu yang dideskripsikan oleh penulis."

 

CIRI-CIRI


žSasaran yang ingin dicapai penulis deskripsi adalah menciptakan daya khayal (imaji) pembaca. Seseorang yang belum pernah mengunjungi atau melihat hal yang dideskripsikan dapat merasakan atau membayangkan dengan orang lain yang sudah mengunjungi atau melihat hal tersebut. Untu lebih jelasnta berikut ciri-ciri dari teks deskripsi:


1) Menggambarkan atau melukiskan sesuatu. 
2) Melibatkan kesan indra sehingga gambaran objek menjadi jelas. 
3) Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri objek yang diamati penulis. 
ž4) Menjelaskan ciri-ciri objek secara terperinci, seperti 
a.tempat, posisi, dan arah; 
b.berat, besar/volume, dan jarak; 
c.bentuk dan pola; 
d.warna dan tekstur; 
e.nama bahan/alat; atau 
f.kosakata teknis, seperti wajah dan tubuh, karakter, pakaian, bangunan, cuaca, tumbuhan, binatang, dan alam sekitar; fungsi dan nilai.

 

JENIS-JENIS TEKS DESKRIPSI


1)Deskripsi sugesti

Bertujuan menciptakan pengalaman kepada diri pembaca karena berkenalan langsung dengan objeknya. ( opini dan subjektif)

 

2)Deskripsi eksplanatori

Bertujuan memberi identifikasi atau informasi mengenai objek. (fakta dan objektif)

 


ISI TEKS DESKRIPSI 


1. Mendeskripsikan orang 

Hal yang dapat dideskripsikan dari diri seorang, antara lain bentuk wajah, tubuh, pakaian yang dikenakan, watak, dan kebiasaan.

 

Contoh 1: 

- kepala dan wajah
Rambutnya hitam bergelombang tergerai panjang hingga pinggang. Poni di bagian depan menutupi dahi seakan menyembunyikan pandangan matanya yang tampak pucat. Hidungnya tidak terlalu mancung, tetapi tidak terlihat buruk. Dia memiliki gigi rata dan putih dengan bibir tebal. Parasnya berbentuk bulat dan terlihat berisi. 

- bentuk tubuh, kebiasaan, dan karakter atau sifat
Ia mempunyai ukuran tubuh yang pendek. Ia juga tidak terlalu gemuk. Jika berjalan, bahunya agak sedikit terangkat. Ketika ia baru pindah sebagai tetangga kami, usianya sekitar tiga puluhan atau mungkin menjelang empat puluh limaan. Ada satu-dua kerutan di sekitar mulutnya menandai usianya.

 


Contoh 2:

- fisik, pakaian, dan warna
Saya mengenalnya pertama kali di sebuah pesta resmi di sebuah hotel di Jakarta. Dia memakai jas yang tidak serasi dengan celana yang dikenakannya. Jasnya yang berwarna cokelat tua tampak kebesaran. Kemejanya yang berwarna hijau tidak berdasi. 

- kebiasaan dan karakter
Sejak pertemuan di hotel itu, saya tidak pernah lagi melihatnya dalam pakaian lengkap atau resmi. Saya lebih sering melihatnya berpakaian santai-celana jeans belel, kaos, dan sandal jepit.

 

Contoh 3:

- wajah dan kondisi
Orang yang melihatnya pasti berpikir ia sedang sakit. Pandapat ini, mungkin, disebabkan oleh matanya yang selalu merah dan seringnya ia meringis seperti sedang menahan sakit. 

- kebiasaan dan karakter
Dia kerap melipat-lipat tangannya dan jarang terlihat tenang atau santai. Meskipun demikian, wajahnya akan terlihat berubah dramatis saat ia tersenyum. Ada kesan hangat bersahabat yang terpancar dari wajahnya.

 


2. Mendeskripsikan tempat 

Hal yang dapat dideskripsikan dari tempat, antara lain lokasi, arah, bentuk, warna, ukuran jarak, fungsi, dan kondisi. 
ž 
Contoh 1:

- tempat, lokasi, jarak, dan arah
Salah satu andalan wisata Kota Yogyakarta adalah Pantai Parangtritis. Tepatnya Pantai Parangtritis berada di Kecamatan Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai ini terletak sekitar 27 km arah selatan Yokyakarta. 

- kondisi, keadaan, dan pemandangan

Pemandangan Pantai Parangtritis sangat memesona. Di sebelah kiri, terlihat tebing yang sangat tinggi, di sebelah kanan, kita bisa melihat batu karang besar yang seolah-olah siap menjaga gempuran ombak yang datang setiap saat. Pantai bersih dengan buih-buih putih bergradasi abu-abu dan kombinasi hijau sungguh elok.

 

Penjelasan:


Kamis, 16 April 2020

TEKS FABEL (KEBAHASAAN)

Kebahasaan adalah jenis kata atau kalimat yang sering atau dominan digunakan dalam menjelaskan teks cerita/narasi/khususnya fabel.

A. SINONIM DAN ANTONIM

1) Sinonim adalah persamaan makna. Kata yang berbeda tulisannya/susunan hurufnya tapi punya makna sama.

Contoh:

a) Indah bersinonim dengan menarik, bagus, memesona

b) Binatang bersinonim dengan fauna, hewan

c) Dusta bersinonim dengan bohong

d) Haus bersinonim dengan dahaga

Dst.

 

2) Antonim adalah susunan huruf/kata yang memiliki makna berlawanan atau menyatakan makna berbeda.

 

Contoh:

a) Indah berantonim dengan buruk

b) Binatang berantonim dengan tidak ada

c) Dusta berantonim dengan jujur

d) Haus berantonim dengan tidak ada

Tidak semua kata mempunyai antonim atau lawan kata.

 

B. KALIMAT LANGSUNG DAN KALIMAT TIDAK LANGSUNG

1) Kalimat langsung disebut juga dengan kalimat dialog atau percakapan

2) Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang menjelaskan sebuah percakapan atau dialog seseorang.

Ciri kalimat langsung dan tidak langsung

Contoh:

1) Kalimat Langsung

a) “Aku juga tidak mau mengulangi nasib sama dengan keledai

itu,”  celetuk sang Serigala Gunung.

 

Penjelasan:

“Aku juga tidak mau mengulangi nasib sama dengan keledai

itu,”  (kalimat dialog)

 

celetuk sang Serigala Gunung. (kalimat pengiring)

 

b) “Kabar baik, sahabatku, sang Kancil,” sambung Buaya lagi, “apa yang menyebabkan kamu datang kemari?”

Penjelasan:

“Kabar baik, sahabatku, sang Kancil,” (Kalimat dialog)

 

sambung Buaya lagi, (kata pengiring)

 

“apa yang menyebabkan kamu datang kemari?” (kalimat dialog)

*** perhatikan penggunaan huruf awal pada dialog ke-2, yaitu huruf kecil.

 

2) Kalimat Tidak Langsung

a) Sang serigala gunung mengatakan bahwa ia tidak mau mengulangi nasib sama seperti keledai.

 

Penjelasan:

Kata ganti ke-1 yaitu aku diganti dengan kata ganti ke-3 yaitu ia. Kalimat tersebut tidak menggunakan tanda petik dua.

 

b) Buaya mengatakan kepada sahabatnya yaitu Kancil bahwa kabarnya baik dan ia menanyakan sebab kedatangan Kancil.

 

Penjelasan:

Kata ganti menggunakan kata ganti ke-3 seluruhnya, yaitu penyebutan nama dan kata ia. Kalimat tersebut tidak menggunakan tanda petik dua.

*** perhatikan penggunaan kata “bahwa” dan kata ganti orang serta bentuk penjelasan dari mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tak langsung.

 

C. KATA SERU

Kata seru merupakan kata yang bermakna menyeru atau ekspresif. Kata ini dapat berupa o, ya, aduh, kasihan, dan lain-lain.

 

Contoh:

1) O, ternyata kamu!”

2) Wah, mustahil!”

3) “Hati-hati di jalan, ya!”

 

D. KATA DEPAN

Kata depan merupakan kata yang berada di awal kata yang mengikutinya dengan maksud menjelaskan tempat, lokasi, arah, atau waktu. Kata depan dapat berupa di, ke, dari, pada, kepada. Kata ini penulisannya terpisah dengan kata setelahnya.

 

Contoh:

1) Kancil berangkat dari hutan menuju gunung. (dari : kata depan yang bermakna lokasi atau tempat)

2) Elang itu terbang ke barat. (ke : kata depan yang bermakna arah)

Dst.

 

E. KATA SANDANG

Kata sandang merupakan kata yang membatasi atau menentukan kata benda dan kata sifat. Kata sandang dapat berupa si, sang, para, dang, hang, yang.

 

-   Kata benda: semua kata yang dapat diperluas dengan kata sifat. (contoh: meja (kata benda) = meja baru , baru (kata sifat)

-   Kata sifat: semua kata yang dapat diperluas dengan kata keterangan lebih, paling, kurang, dan sama. (contoh: baru, kita cek apakah benar ini kata sifat? , lebih baru paling baru sama barunya, baru : kata sifat)

-   Kata sandang dalam fabel yang sering dipakai adalah si dan sang.

Aturan penulisan:

1) Kata si dan sang ditulis menggunakan huruf kecil. (contoh: Di dalam hutan itu hidup sang pemberani, yaitu seekor singa)

 

2) Kata si dan sang ditulis menggunakan huruf kapital, jika di awal kalimat. (contoh: Si Kancil lekas berlari menyelamatkan diri dari kejaran raja hutan)

 

3) Kata yang mengikuti si dan sang ditulis dengan huruf kapital jika menyatakan nama. (contoh: Pagi hari yang cerah ini tibalah sang Buaya yang rakus)

 

4) Kata yang mengikuti si dan sang ditulis dengan huruf kecil jika menyatakan sebutan/jenis/macam. (contoh: Di lubang kecil itu, sang pengecut tak mau keluar karena takut dimakan kucing yang sedari tadi kelaparan mencari makanan. Dia adalah seekor kecoa)

 

*** Perhatikan penulisan si dan sang dengan kata yang mengikutinya.

 

F. KATA KETERANGAN

Kata keterangan adalah kata yang memiliki makna menjelaskan tempat, waktu, keadaan, atau suasana. Di dalam fabel kata keterangan yang sering atau dominan digunakan adalah keterangan waktu dan tempat.

1) Kata Keterangan Waktu, yaitu pada, dalam, saat, kemudian, lalu, akhirnya, sebelum, selama, sesudah, sepanjang, sekarang, akan, nanti, besok, dan ketika.

 

2) Kata Keterangan Tempat, yaitu di, ke, dari, dalam, pada.

 

Contoh:

a) Akhirnya, terjadi perdamaian antara Semut dan Gajah. (Akhirnya : kata keterangan waktu)

b) Setelah kejadian itu Semut dan Gajah menjadi teman baik. (Setelah : kata keterangan waktu)

c) Ada segerombolan kuda dalam tanah lapang itu. (dalam : kata keterangan tempat)

d) Pada suatu hari, si Kancil sedang berjalan-jalan di dekat ladang Pak Tani. (Pada : kata keterangan waktu, di : kata keterangan tempat)